
Selasa, 5 Oktober 2021, untuk pertama kali segmen WETalk Business mengudara di Spotify. WETalk Business adalah akronim dari Women’s Empowerment and Business Talk.
Segmen ini sengaja diangkat oleh gerakan Mulai Dari Nol karena belakangan hangat menjadi isu perbincangan di kalangan perempuan. Lalu sebenarnya apa makna dari Women’s Empowerment itu sendiri?
Berikut wrap up dari obrolan tim Ardena – Penggagas Gerakan Mulai Dari Nol– yang membahas tentang pemberdayaan perempuan dari rumah dan bisnis.
Women’s Empowerment versi Ardena memiliki makna tumbuhnya kesadaran bahwa perempuan memiliki kepercayaan diri dan mengenal jati dirinya sehingga dapat berdaya tanpa melupakan fitrahnya maupun kewajiban utamanya sebagai seorang perempuan, istri, dan ibu. Rutinitas harian para perempuan, seringkali membuat munculnya perasaan tak berdaya dan tertekan.
Pada era ini, women’s empowerment menjadi penting karena sudah saatnya perempuan bebas berkarya, berekspresi, dan berdaya. Tak hanya bergantung pada suami. Perempuan hendaknya menyadari penuh bahwa jati dirinya melekat erat pada pribadinya. Bukan pada anak-anaknya, suaminya, apalagi hal-hal yang bersifat duniawi semata.
Sejak pandemi, peran dan tanggung jawab seorang perempuan mau tak mau menjadi bertambah. Apalagi dengan kondisi yang mengharuskan tetap di rumah saja. Selain terbatas ruang geraknya, banyak perempuan yang merasa tak mampu, tak berdaya, kepercayaan dirinya terkikis. Kondisi ini membuat tekanan psikologis tersendiri pada perempuan.
Tim Ardena berinisiatif menghadirkan gerakan Mulai Dari Nol. Inilah saatnya para perempuan, ibu, maupun calon ibu berkreasi tanpa batas, semakin bersemangat mengenali diri secara cerdas, dan melawan rasa cemas. Perempuan tetap bisa berkarya dari rumah untuk dunia.
Sebagai seorang individu, komponen terkecil dari negara, perempuan dipercaya sangat mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan bisnis. Dimulai dari melakukan perubahan positif. Hal tersebut bisa dimulai dengan fokus menyelesaikan apa yang menjadi masalah dirinya. Setiap individu dibekali kemampuan untuk mengubah masalah menjadi tantangan tanpa perlu menghilangkan identitasnya. Kuncinya bukan hanya mampu, tapi juga mau untuk melakukan perubahan dan kemudian memulainya.
Jika kondisi di atas terbentuk, maka sebuah keniscayaan pertumbuhan ekonomi hadir dimulai dari kalangan perempuan. Hal ini juga dapat digunakan untuk menemukan visi hidupnya. Meski tak dapat dimungkiri bahwa apapun keputusan yang diambil tentu memiliki risiko.
Pengalaman pribadi Tim Ardena yang terlalu lama menemukan passion diri, serta menjalani rutinitas harian ibu rumah tangga yang itu-itu saja, menjadikan tim Ardena berharap dapat mengajak para perempuan untuk memulai. Mulai mengenali jati dirinya, mengetahui peta hidupnya, sehingga bisa lebih percaya diri, sekaligus bisa berdampak dalam pemberdayaan diri maupun ekonomi.
Support system dan ekosistem yang baik inilah yang ingin diwujudkan oleh gerakan Mulai Dari Nol. Women’s empowerment bisa diraih jika dilakukan bersama-sama sehingga memudahkan perempuan dalam menemukan self-worth dan self-appreciate.
Membersamai para perempuan menjalani setiap prosesnya hingga berani memulai, menggunakan skill dirinya, mencari tahu apa yang disukai, serta menularkannya adalah mimpi yang sedang dibangun oleh Penggagas Gerakan Mulai Dari Nol.
Berani memulai, berani mengenali diri, berani mengakui, berani menerima diri, dan berani bergerak.
Ayo, Mulai Dari Nol.
