BiRu

Dapur Ngebul Duit Kumpul – BIRU Ep.2

Bismillahirrohmannirrohim

Alhamdulillah…Segmen BiRu (Bincang Inspirasi Usaha) episode 2 pekan lalu sudah mengudara di Live Instagram @ayo.mulaidarinol .

Episode ke 2 ini dipandu oleh mak Deska, makmin sekaligus Co Founder gerakan @ayo.mulaidarinol mengambil thema “Dapur Ngebul Duit Kumpul”.

Kenapa ?

Karna di episode ini mak Deska kedatangan teman-teman mompreneurs yang sedang memiliki usaha kuliner.

Mereka sharing tentang bagaimana caranya membangun bisnis dari nol hingga bisa berkembang seperti sekarang. Yang mana semua berawal dari dapur rumah hingga bisa berjualan di ruko.

Teman pertama adalah Mba Nay adalah IRT dgn 2orang anak, yang saat ini sedang merintis usaha pempek palembang dari dapur rumah, dengan nama usahanya @pempekdinanti berlokasi di Cipondoh – Tangerang. 

Mak Nay ini juga IPers di Regional Tangerang Kota.

Mba nay memulai usahanya di tahun 2019, karna faktor ketidaksengajaan.

Berawal dari kesukaannya dengan makanan pempek & terbiasa lebaran berkunjung ke rumah mertua selalu membawa pempek buatan mamanya.

Sampai satu waktu saat lebaran ditinggal mamanya pulang kampung.

Akhirnya mba nay yang tidak bisa memasak memberanikan diri tuk belajar membuatnya, dapat testimoni positif, lama2 ketagihan tuk coba lagi dan lagi. 

Strategi penjualan yang digunakan mba Nay, hampir sama seperti mak deska.

Setiap ada acara offline selalu membawa hasil masakannya, akhirnya teman dan kerabat meminta mba Nay tuk open PO.

Pencapaian selama berjualan pernah mencapai hampir 1000pcs porsi pempek dalam bentuk hampers.

Pengalaman yg berkesan selama berjualan.

Orderan yang dikirim melalui ekspedisi dimakan oleh kucing.

Alhamdulillahnya saat itu pihal ekspedisi mau menganti rugi.

Teman kedua yang dikenal dengan nama bunda Zakkiya ini teman mak deska di komunitas kue.

Bunda Zakkiya adalah IRT dgn 1org putri, berdomisili di Cikampek.

Bunda Zakkiya memulai usahanya dari dapur rumah tahun 2017, dengan menjual aneka kue dan kue dekor ulang tahun, 

dengan nama usaha @zakkiyas_id 

Alhamdulillah saat ini sudah bisa buka cabang di ruko, memiliki 7orang karyawan dan dibantu dengan suaminya yang handle khusu cake ulang tahun.

Walau menjual kue dengan harga yang jauh dibandingkan dengan harga pasaran di wilayahnya, tapi tetap laris dagangannya.

Ini pesan bunda zakkiya terkait menentukan harga dan target market.

“Kita berjualan itu kasih yang terbaik bahannya berkwalitas atau premium, harga akan mengikuti dan otomatis akan terbentuk sendiri target marketnya”.

Pengalaman yang berkesan selama berjualan.

Saat bulan puasa menerima orderan cookies ribuan toples, meski begitu bunda zakkiya tidak merasa bangga. 

Karna sebagian waktunya berfokus ke orderan tapi setelah itu harus ditinggal papa tercinta berpulang.

Kalau makmin namanya Maryana Deskawati, biasa dipanggil Deska.

IRT dengan 2orang anak, saat ini sedang merintis kembali usaha bidang kuliner, dengan nama @kue_dadakan.

Kalau ditanya kapan mulai jualan kue sudah sejak SD. Karna hidup dari keluarga yang sederhana bahkan orangtua sampai harus bekerja di luar negeri dan sempet tidak punya kerjaan.

Padahal peran kita sebagai IRT saja sudah MasyaAllah luar biasa, tapi dibalik kerempongannya itu berani menambah peran tuk menjalankan bisnis.

Saat itu faktor / Alasan utamanya berani memulai bisnis karna ingin lepas dari RIBa.

Tahun 2016 itu baru tau namanya RIBA. Karna yang bisa dilakukan membuat kue, jadi menjual kue buatannya ke keluarga & teman terdekat. 

Seiring berjalannya waktu alasan terus menjalankan berbisnis semakin melebar, ingin bisa membantu perekonomian keluarga, berbagi buat sesama dan mandiri financial.

Karna mak Deska percaya dan yakin ketika kita berbagi dengan orang lain, Allah SWT yang akan mencukupi kebutuhan kita (berdasarkan pengalaman pribadi mak Deska).

Alhamdulillah mendaptkan testimoni positif & mereka suka.

Kemudian mulai jual di kantor, bekerjasama dengan sekolahan sampai bekerja sama dengan toko kue dipasar tebet – jakarta.

Pengalaman yang paling berkesan selama menjalani bisnis.

Bisa lepas dari RIBA & pernah mendapatkan pesanan 750pcs martabak manis mini & harus diantarkan jam 2pagi.

Teman ketiga adalah Mba Aulia, mba Aulia ini IPers yang berdomisili di bandang lampung, IRT dengan anak, dan saat ini sedang belajar di kampus ibu pembaharu dengan tim nya seruni.

Mba Aulia baru memulai bisnisnya justru disaat pandemi. Berawal dari keresahannya ingin beli jajanan diluaran agak takut & ragu2.

Belajar baking hanya melihat resep2 dari internet aj. Karna merasa sudah berhasil, anak-anak jadi suka, jadi senang & merasa ada motivasi.

Yang awalnya berfikir baking itu ribet banget, akhirnya mba aulia minta diajarkan oleh sepupu dan tantenya yg emang sudah memiliki usaha baking.

Strategi penjualannya mba Aulia itu dengan memberikan tester produknya ke teman & kerabatnya. Dari situlah mulai pesanan berdatangan. Yang awalnya ragu kini jadi ketagihan buat jualan. Saat ini mba Aulia lebih sering membuat kue tuk dibagikan saat jumat berkah. mba Aulia berharap dengan cara itu mendapatkan doa dari orang lain agar usahanya bisa terus berjalan serta mendapatkan berkah.

Sebelum closing mak Deska merangkum tips – tips dari teman bincangnya buat perempuan yang ingin memulai bisnis : 

  1. Mindset positif
  2. Mulai aja dulu
  3. Perbanyak teman
  4. Lakukan dengan maksimal
  5. Kerjanya harus double (misal orang lain berjualan hanya 5jam, kita harus bisa 10jam)

Tips dari kami tuk mempertahankan bisnis :

  1. Pertahankan kwalitas produk/kwalitas produk tetap dijaga
  2. Cari product2 kita yang mau di tonjolkan
  3. Membuat promo2 yg memanjakan customer misal bundling/disc
  4. Jangan berhenti berinovasi
  5. Jangan menyerah
  6. Konsisten

Tambahan dari mak Deska, jangan takut tuk berbagi dengan orang lain atau membantu orang lain. Karna mak Deska percaya ketika kita mau berbagi dengan orang lain. Allah SWT yang akan bantu mencukupi kebutuhan kita.

Karna semakin banyak kamu memberi, semakin banyak kamu menerima dan semakin banyak kamu dapat.

Bincang-bincang lengkap nya maksay bisa simak di IG live dan Spotify.

https://open.spotify.com/episode/33K3ieggLvLhb2kCYOeDFA?si=nWiFBhd-Qy-WIZT2VS4KHQ

Tinggalkan komentar