Tidak Dikategorikan

Tiga Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Menyusun Rencana Usaha

Usaha bisa dijalankan dan diinisiatori oleh siapa saja. Termasuk oleh para Emak. Namun ada baiknya sebelum memulai usaha, Maksay perlu membuat perencanaan.

Perencanaan usaha adalah pernyataan tertulis berisi hal-hal penting yang sebaiknya disiapkan sebelum mendirikan dan menjalankan sebuah usaha.

Tanpa perencanaan yang matang, maka pemilik tidak pernah tahu ke tujuan, arah, hingga cara-cara menghadapi tantangan serta dinamika yang akan terjadi. Saat ini sudah banyak matriks yang memudahkan dalam menuliskan perencanaan tersebut.

Namun demikian, tiada salahnya menyimak ulasan Makmin berikut tentang tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam menuliskan perencanaan usaha.

  • Identitas Usaha

Identitas usaha meliputi brand, visi, misi termasuk di dalamnya perizinan yang akan semakin menguatkan. Hal-hal tersebut menjadi komponen terpenting sebagai cerminan arah serta tujuan usaha.

Ust. Harry Santosa (alm.) pernah menjelaskan tentang misi dan bisi. Misi artinya tujuan jangka panjang dari usaha sebagai peta perjalanan, sementara visi adalah tujuan jangka pendek maupun Langkah-langkah yang perlu dilalui dalam rangka mencapai misi.

Maksay, perlu juga menuangkan value dari usaha yang akan dijalankan ke dalam identitas usaha untuk memudahkan kerangka berpikir membangun usaha. Adanya value membuat usaha tetap berada di track yang diinginkan.

  • Gambaran Umum

Setelah identitas usaha, selanjutnya Maksay bisa menuliskan gambaran umum. Beberapa hal yang masuk ke dalam gambaran umum adalah

  1. Seputar produk baik keunggulan maupun kekurangannya
  2. Target pasar termasuk rencana pemasaran hingga segmen-segmen pasar
  3. Biaya operasional juga menjadi komponen penting untuk mengetahui keperluan modal, besaran keuntungan, Break Even Point (BEP), hingga besaran zakat maupun pajak yang perlu dibayarkan
  • Analisis Persaingan, Dinamika, dan Strategi.

Analisis peluang persaingan perlu dituliskan sejak awal untuk memantapkan Maksay sebagai pemilik usaha. Dinamika usaha perlu juga dituliskan supaya memudahkan dalam memilah tantangan serta kelemahan dan membuat strategi penanganannya.

Itulah tiga hal yang perlu diperhatikan Maksay dalam menyusun perencanaan usaha. Setelah segala perencanaan dituliskan, tugas Maksay selanjutnya adalah tetap optimis dalam meraih target-target realistis. Teteap semangat dan selamat mencoba. – wd

Tidak Dikategorikan

5 Pola Pikir yang Sebaiknya Dimiliki Pebisnis Pemula

Saat ini sudah jamak para ibu berbisnis dari rumah. Hampir tak ada kendala lagi untuk ibu dapat memulai bisnis.

Berikut lima pola pikir yang sebaiknya dimiliki oleh para ibu yang ingin terjun berbisnis sebagai pebisnis pemula.

  • Optimis

Optimis menjadi energi atau bahan bakar dalam memulai bisnis rumahan. Pengusaha pemula perlu memiliki hal ini sebagai kekuatan. Saat pebisnis pemula memiliki sifat optimis maka akan mudah mencapai apa yang telah disusun dalam rencana bisnis.

Optimis bahwa rezeki dari Allah diberikan kepada semua makhluk. Tinggal bagaimana kita berusaha lebih kuat menggunakan segala potensi dalam meraihnya.

Tidak mudah menyerah walau melihat hasil dari bisnis milik orang lain. Maka menjaga optimis ini perlu bagi pebisnis pemula.

  • Berpikir Positif

Saat pebisnis berani bermimpi, maka perlu berpikir positif dalam bergerak demi mewujudkan mimpi-mimpinya. Meskipun dunia bisnis cenderung sangat dinamis, namun dengan tetap berpikir positif, maka separuh dari tantangan pasti dapat diselesaikan.

Berpikir positif adalah pola pikir pebisnis yang perlu terus dilatih untuk menghadapi berbagai tantangan menuju kesuksesan. Pasang surut hasil pasti akan memengaruhi pikiran-pikiran, namun dengan terus berpikir positif maka akan lebih jernih dalam pengambilan keputusan.

  • Pantang Menyerah

Inilah perlunya menuangkan rencana-rencana bisnis dalam tulisan. Perlu juga menuliskan analisis bisnis yang akan dijalankan. Sehingga ketika mengalami dinamika dalam berbisnis dibarengi dengan semangat pantang menyerah, bisnis akan tetap berjalan dengan versi terbaik yang bisa diusahakan.

Pantang menyerah adalah sikap yang sebaiknya tetap ditunjukkan baik dalam keadaan bisnis baik-baik saja maupun saat keadaan yang kurang memihak.

  • Fleksibel

Dunia bisnis tak pernah mudah, tak selalu baik-baik saja. Pastilah banyak tantangan yang terjadi. Mulai dari taraf ringan, sedang, hingga berat. Pola pikir fleksibel dalam berbisnis memudahkan pebisnis dalam menghadapi dunia bisnis yang serba cepat dan dinamis.

  • Terus Berinovasi

Pola pikir untuk terus menciptakan inovasi juga perlu dimiliki oleh pebisnis pemula. Tak apa melakukan kesalahan, selama ada pembelajaran yang diambil dari kesalahan dalam menjalankan bisnis. Masih ada hari esok untuk berinovasi dan membayar kesalahan-kesalahan tersebut.

Lima poin di atas pola pikir yang perlu dimiliki oleh pebisnis pemula. Tidak mudah namun dengan terus belajar menanamkannya dan membiasakannya dalam diri, maka bukan perkara mustahil bisnis akan terus berkembang dan membesar. Semangat memulai bisnismu dari rumah ya, Mak.

BiRu

Satu Piring Jadi Katering – BIRU Ep.3

Ahad, 21 November 2021 episode ketiga dair segment BIRU kembali tayang secara live di Instagram @ayo.mulaidarinol

Pada episode ketiga kali ini ditemani Mak Widhyanua selaku makmin sekaligus CoFounder @ayo.mulaidarinol, mengundang Mak Dhaniar Mudita sebagai narasumber.

Keduanya memiliki banyak kesamaan. Diantaranya senang ngulik di dapur.  Mak Dhan suka mengolah pangan lokal. Skripsinya melihat kandungan zat gizi dari daun kelor dan melihat pengaruhnya pada kadar zat besi dalam darah secara in vivo. Kelor merupakan sumber protein yang baik, meskipun nabati. Penelitian magisternya, Mak Dhan mengolah kelor menjadi cookies untuk anak-anak gizi buruk yang juga dicobakan secara in vivo. Uji organoleptik dari cookies kelor tersebut dilakukan pada level ibu sebagai tes rasa, tekstur, dan seterusnya.

Bermula dari kesenangan mengolah pangan lokal, Mak Dhan memberanikan diri membuka usaha. Sejak mahasiswa tidak punya rencana membuka katering. Benang merah yang bisa ditarik selain suka ngulik pangan lokal, Mak Dhan mengaku selalu mengarahkan pikirannya ke kompor. Pada 2015 mulai membuka katering, mulai dari mulut ke mulut dan membagikan tester pada teman-teman terdekat dan meminta review untuk terus melakukan perbaikan.

Mak Dhan mengaku katering menjadi tempat bertumbuh dan tempat belajarnya secara pesat. Banyak tantangan yang dirasakan selama menjalankan usaha. Tak pernah menyangka terjun di dunia ini. Bermula dari iseng dan semakin dijalankan semakin merasa mantap serta yakin.

Mak Dhan menyampaikan semua kembali ke niat semula bahwa dengan usaha katering ini berharap ingin memberikan impact, bukan hanya sekedar rupiah. Uang bukan menjadi tujuan utama. Selain itu harapannya dapat memberi jejak warisan yang baik, jika belum dapat menginspirasi orang, setidaknya anak-anak melihat jika ibunya berjuang.

Saat ini Mak Dhan juga mengampu level SMP pada mata pelajaran muatan lokal kewirausahaan. Materi-materi yang diajarkan lebih mencoba mengenalkan anak-anak bagaimana berpikir kreatif, mengolah inovasi, dan diajarkan untuk belajar berkreasi.

Usaha katering @toga.boga bukan couplepreneur. Suami Mak Dhan berperan sebagai angel investor yang menginvestasikan seluruh jiwa raga, fisik, dan mental. Peran pasangan diakusi sangat besar, sebagai motivator pribadi, penyuntik dana, dan semuanya.

Semula menjalankan usaha, cincin pernikahan dijual sebagai modal awal. Misi besarnya ketika menjalankan usaha tanpa berhutang.

Pencapaian terbesar Mak Dhan selama menjalankan usaha katering ini adalah memiliki mental sebagai pengusaha jauh lebih baik daripada sebelumnya.

Contoh nyata saat menerima complain dari customer, sudah dapat menanggapinya dengan hati dingin dan tenang. Mak Dhan mengaku sebagai orang yang perfeksionis. Dahulu, saat mendapat celaan atau hinaan, bisa dipastikan langsung stress berat, kepikiran berhari-hari, dan sariawan. Saat ini sudah lebih slow, lebih santai, dan memandang complainan dengan senyum.

Dari Bu Septi Mak Dhan belajar untuk mencintai masalah. Biasanya suka menghindari masalah dengan cara prepare sebaik-baiknya supaya tidak bertemu masalah dikemudian hari. Namun ternyata di dunia usaha banyak hal-hal tak terduga sehingga sangat perlu untu mencintai masalah dan merengkuhnya.

Tips dan trik yang Mak Dhan bagikan:

  1. Mulai dulu dan jangan berhenti belajar. Dunia kuliner saat ini pelakunya banyak. Industri makanan dan minuman tidak pernah mati, karena semua orang butuh makan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri.
  2. Tak perlu overthinking atau stress dengan pencapaian orang lain. Terlalu fokus ke lintasan orang lain akhirnya tidak membuat progress pada lintasan sendiri. Cukup fokus untuk mengembangkan kemampuan diri.
  3. Jangan membandingkan diri dengan orang lain. Cukup bandingkan diri kita di masa lalu dan saat ini.
  4. Konsisten juga menjadi kunci penting.

Saat mencapat cacian atau makian, hempaskan saja. Barangkali di sinilah kita diuji. Yakinlah bahwa Allah menguji sesuai kekuatan bahu kita. Pasti ujiannya sudah ditakar, sudah diukur oleh Allah SWT tak mungkin melebihi batas kemampuan bahu kita.

Pesan dari Mak Dhan kepada Maksay yang inign memulai usaha, carilah komunitas yang mendukung atau circle yang sesuai dengan potensi diri. Membangun usaha tidak hanya berpikir untuk memenuhi kebutuhan orang-orang, tapi juga perlu mengembangkan potensi diri. Karena untuk memunculkan potensi diri, mengembangkan kemampuan, serta menumbuhkan mental, perlu berkomunitas.

Sekian rangkuman dari segmen BiRu episode ketiga di podcast Mulai dari Nol. Lebih lengkapnya bisa disimak di igtv maupun spotify.

Jurnal

Verification Sources for The Logic Model Tim ARDENA

Berikut adalah beberapa verification sources yang melatarbelakangi tim Ardena mengambil fokus di bidang pertumbuhan ekonomi. Diantaranya:

BiRu

Dapur Ngebul Duit Kumpul – BIRU Ep.2

Bismillahirrohmannirrohim

Alhamdulillah…Segmen BiRu (Bincang Inspirasi Usaha) episode 2 pekan lalu sudah mengudara di Live Instagram @ayo.mulaidarinol .

Episode ke 2 ini dipandu oleh mak Deska, makmin sekaligus Co Founder gerakan @ayo.mulaidarinol mengambil thema “Dapur Ngebul Duit Kumpul”.

Kenapa ?

Karna di episode ini mak Deska kedatangan teman-teman mompreneurs yang sedang memiliki usaha kuliner.

Mereka sharing tentang bagaimana caranya membangun bisnis dari nol hingga bisa berkembang seperti sekarang. Yang mana semua berawal dari dapur rumah hingga bisa berjualan di ruko.

Teman pertama adalah Mba Nay adalah IRT dgn 2orang anak, yang saat ini sedang merintis usaha pempek palembang dari dapur rumah, dengan nama usahanya @pempekdinanti berlokasi di Cipondoh – Tangerang. 

Mak Nay ini juga IPers di Regional Tangerang Kota.

Mba nay memulai usahanya di tahun 2019, karna faktor ketidaksengajaan.

Berawal dari kesukaannya dengan makanan pempek & terbiasa lebaran berkunjung ke rumah mertua selalu membawa pempek buatan mamanya.

Sampai satu waktu saat lebaran ditinggal mamanya pulang kampung.

Akhirnya mba nay yang tidak bisa memasak memberanikan diri tuk belajar membuatnya, dapat testimoni positif, lama2 ketagihan tuk coba lagi dan lagi. 

Strategi penjualan yang digunakan mba Nay, hampir sama seperti mak deska.

Setiap ada acara offline selalu membawa hasil masakannya, akhirnya teman dan kerabat meminta mba Nay tuk open PO.

Pencapaian selama berjualan pernah mencapai hampir 1000pcs porsi pempek dalam bentuk hampers.

Pengalaman yg berkesan selama berjualan.

Orderan yang dikirim melalui ekspedisi dimakan oleh kucing.

Alhamdulillahnya saat itu pihal ekspedisi mau menganti rugi.

Teman kedua yang dikenal dengan nama bunda Zakkiya ini teman mak deska di komunitas kue.

Bunda Zakkiya adalah IRT dgn 1org putri, berdomisili di Cikampek.

Bunda Zakkiya memulai usahanya dari dapur rumah tahun 2017, dengan menjual aneka kue dan kue dekor ulang tahun, 

dengan nama usaha @zakkiyas_id 

Alhamdulillah saat ini sudah bisa buka cabang di ruko, memiliki 7orang karyawan dan dibantu dengan suaminya yang handle khusu cake ulang tahun.

Walau menjual kue dengan harga yang jauh dibandingkan dengan harga pasaran di wilayahnya, tapi tetap laris dagangannya.

Ini pesan bunda zakkiya terkait menentukan harga dan target market.

“Kita berjualan itu kasih yang terbaik bahannya berkwalitas atau premium, harga akan mengikuti dan otomatis akan terbentuk sendiri target marketnya”.

Pengalaman yang berkesan selama berjualan.

Saat bulan puasa menerima orderan cookies ribuan toples, meski begitu bunda zakkiya tidak merasa bangga. 

Karna sebagian waktunya berfokus ke orderan tapi setelah itu harus ditinggal papa tercinta berpulang.

Kalau makmin namanya Maryana Deskawati, biasa dipanggil Deska.

IRT dengan 2orang anak, saat ini sedang merintis kembali usaha bidang kuliner, dengan nama @kue_dadakan.

Kalau ditanya kapan mulai jualan kue sudah sejak SD. Karna hidup dari keluarga yang sederhana bahkan orangtua sampai harus bekerja di luar negeri dan sempet tidak punya kerjaan.

Padahal peran kita sebagai IRT saja sudah MasyaAllah luar biasa, tapi dibalik kerempongannya itu berani menambah peran tuk menjalankan bisnis.

Saat itu faktor / Alasan utamanya berani memulai bisnis karna ingin lepas dari RIBa.

Tahun 2016 itu baru tau namanya RIBA. Karna yang bisa dilakukan membuat kue, jadi menjual kue buatannya ke keluarga & teman terdekat. 

Seiring berjalannya waktu alasan terus menjalankan berbisnis semakin melebar, ingin bisa membantu perekonomian keluarga, berbagi buat sesama dan mandiri financial.

Karna mak Deska percaya dan yakin ketika kita berbagi dengan orang lain, Allah SWT yang akan mencukupi kebutuhan kita (berdasarkan pengalaman pribadi mak Deska).

Alhamdulillah mendaptkan testimoni positif & mereka suka.

Kemudian mulai jual di kantor, bekerjasama dengan sekolahan sampai bekerja sama dengan toko kue dipasar tebet – jakarta.

Pengalaman yang paling berkesan selama menjalani bisnis.

Bisa lepas dari RIBA & pernah mendapatkan pesanan 750pcs martabak manis mini & harus diantarkan jam 2pagi.

Teman ketiga adalah Mba Aulia, mba Aulia ini IPers yang berdomisili di bandang lampung, IRT dengan anak, dan saat ini sedang belajar di kampus ibu pembaharu dengan tim nya seruni.

Mba Aulia baru memulai bisnisnya justru disaat pandemi. Berawal dari keresahannya ingin beli jajanan diluaran agak takut & ragu2.

Belajar baking hanya melihat resep2 dari internet aj. Karna merasa sudah berhasil, anak-anak jadi suka, jadi senang & merasa ada motivasi.

Yang awalnya berfikir baking itu ribet banget, akhirnya mba aulia minta diajarkan oleh sepupu dan tantenya yg emang sudah memiliki usaha baking.

Strategi penjualannya mba Aulia itu dengan memberikan tester produknya ke teman & kerabatnya. Dari situlah mulai pesanan berdatangan. Yang awalnya ragu kini jadi ketagihan buat jualan. Saat ini mba Aulia lebih sering membuat kue tuk dibagikan saat jumat berkah. mba Aulia berharap dengan cara itu mendapatkan doa dari orang lain agar usahanya bisa terus berjalan serta mendapatkan berkah.

Sebelum closing mak Deska merangkum tips – tips dari teman bincangnya buat perempuan yang ingin memulai bisnis : 

  1. Mindset positif
  2. Mulai aja dulu
  3. Perbanyak teman
  4. Lakukan dengan maksimal
  5. Kerjanya harus double (misal orang lain berjualan hanya 5jam, kita harus bisa 10jam)

Tips dari kami tuk mempertahankan bisnis :

  1. Pertahankan kwalitas produk/kwalitas produk tetap dijaga
  2. Cari product2 kita yang mau di tonjolkan
  3. Membuat promo2 yg memanjakan customer misal bundling/disc
  4. Jangan berhenti berinovasi
  5. Jangan menyerah
  6. Konsisten

Tambahan dari mak Deska, jangan takut tuk berbagi dengan orang lain atau membantu orang lain. Karna mak Deska percaya ketika kita mau berbagi dengan orang lain. Allah SWT yang akan bantu mencukupi kebutuhan kita.

Karna semakin banyak kamu memberi, semakin banyak kamu menerima dan semakin banyak kamu dapat.

Bincang-bincang lengkap nya maksay bisa simak di IG live dan Spotify.

https://open.spotify.com/episode/33K3ieggLvLhb2kCYOeDFA?si=nWiFBhd-Qy-WIZT2VS4KHQ

Kongres Ibu Pembaharu

ReInspirAksi Episode – 2

Sudah baca dan nonton ReInspirAksi Episode – 1 ?

Kalau belum, makmin sarankan untuk nonton dulu yaa, karna video dari kami ini series, kalau hanya nonton satu aja nanti bingung, ga tau jalan ceritanya.

Di hari kedua event Kongres Ibu Pembaharu. Tim Family Preneur akan membagikan rahasianya. Apa sih rahasianya ? 

Yuk… simak video lengkapnya disini ya

Lalu di sore harinya berlanjut ReInspirAksi episode – 2 Part. 2 tayang.

Kali ini bersama tim Optimoms akan berbagi tips. Apa sih tipsnya ? Penasarannn

Yuk langsung nonton video lengkapnya disini yaa

Gimana maksay udah mulai terbayang belum nich alur ceritanya ?

Nantikan kelanjutan video ReInspirAksi dari Group – 1 Ekonomi di postingan kami selanjutnya ya 😊

Kongres Ibu Pembaharu

ReInspirAksi Episode-1

ReInspirAksi. Sebuah judul dari video aksi yang pada akhirnya kami tetapkan untuk digunakan. Judul ini merupakan sumbangan pemikiran dari tim Ardena untuk Grup Ekonomi-1 pada Kongres Ibu Pembaharu.

Re – artinya kembali. Inspir – diambil dari kata inspirasi. Kemudian Aksi. Jika dimaknai secara singkat, video aksi untuk solusi yang kami tampilkan memiliki satu tujuan. Yaitu memantik kembali inspirasi kepada semua penonton video kami, utamanya untuk seluruh peserta Kongres dan umumnya kepada khalayak umum, dengan aksi-aksi yang kami lakukan. Maka tagline Menginspirasi dengan Aksi pun kami ambil.

Kami – Grup-1 Ekonomi – sepakat untuk membuat 7 video ReInspirAksi yang dibagi ke dalam 3 Episode. Pembagian tim ke dalam pengerjaan setiap video dibagi berdasarkan fokus project tim masing-masing. Yang jika ditelusuri memang ternyata fokus setiap tim di dalam grup kami memiliki hubungan saling keterkaitan satu sama lain. Maka ada pesan yang ingin kami sampaikan di akhir episode video ini. Pesan apakah itu? Tunggu saja sampai akhir episode yaa.. tidak seru jika dibocorkan sekarang, karena rangkaian Kongres belum usai 😀

ARDENA sebagai Tim-1 bertugas untuk membuat video reels pertama dengan Judul ReInspirAksi Episode-1 Part-1. Seperti apa videonya? Bisa disimak di sini yaa..

ReInspirAksi Episode-1 Part-1

Tidak selesai sampai di sini, sore harinya pun kembali di post bagian berikutnya dari episode pertama ini. Yaitu ReInspirAksi Episode-1 Part-2 yang dibuat oleh tim Formulasi BBM. Seperti apa videonya? Silakan simak di sini yaaa..

ReInspirAksi Episode-1 Part-2

Seru kan? 😀

Mulai penasaran dengan episode-episode kami berikutnya dari Grup-1 Ekonomi? Nantikan postingan kami berikutnya!